Sistem Komputer 2kb01

Kelebihan dan kekurangan Bluetooth dan USB

Nama : Okto Prasetiyo I.
Npm : 25110268
Kelas : ²Kbo1

Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.

Bus Beruntut Semesta (USB) (bahasa Inggris: Universal Serial Bus) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.
Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.
Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya.

Kelebihan Bluetooth:

-Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter.
-Bluetooth tidak memerlukan kabel ataupun kawat.
-Bluetooth dapat mensinkronisasi basis data dari telepon genggam ke komputer.
-Dapat digunakan sebagai perantara modem.

Kekurangan Bluetooth:

-Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang LAN standar.
-Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi.
-Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang diharapkan.
-Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
-Di Indonesia, sudah banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone.

Kelebihan USB:

1. Kecepatan yang lebih tinggi

Pada USB versi 1.1 (versi USB yang masih banyak digunakan) 64 byte paket tersebut dapat ditransfer dengan kecepatan hingga 12 Mbps(mega bit per second) atau 100 kali lebih cepat dari serial port dan 6 kali lebih cepat dari port paralel. Pada versi USB yang lebih baru, yaitu USB versi 2.0, kecepatannya telah meningkat hingga 480 Mbps, menjadikan USB versi 2.0 dapat digunakan oleh peralatan yang membutuhkan bandwith tinggi.

2. Fleksibel dalam penggunaan

Sebuah bus USB dapat dikoneksikan dengan sejumlah USB devais, baik langsung melalui port USB pada CPU atau melalui alat yang disebut hub USB. Selanjutnya sebuah hub USB dapat dihubungkan kembali dengan hub USB baru membentuk rantai hub USB dan devais USB.

Kekurangan USB:

jumlah 127 devais USB sepertinya sulit untuk dibuktikan. Masalah yang sering menjadi kendala utama adalah masalah konsumsi listrik.

Terima Kasih senyum

Penggunaan Exception

Nama : Okto Prasetiyo I.
Npm : 25110268
KelasP : 2Kb01

Exception dalam Java didefinisikan sebagai sebuah obyek yang muncul ketika terjadi kondisi tidak normal dalam sebuah program. Untuk menangani exception dalam sebuah program, dapat digunakan pernyataan try, catch, dan finally..

jika ada exception brarti terjadi kesalahan dalam program..
oleh karena itu harus di perbaiki agar program dapat berjalan seperti yang pengguna inginkan..

Packages, Import dan Interfaces

1. Packages

Packages dalam JAVA berarti pengelompokan beberapa class dan interface
dalam satu unit. Fitur ini menyediakan mekanisme untuk mengatur class dan
interface dalam jumlah banyak dan menghindari konflik pada penamaan.
Mengimport Packages
Supaya dapat meggunakan class yang berada diluar package yang sedang
dikerjakan, Anda harus mengimport package dimana class tersebut berada.
Pada dasarnya, seluruh program JAVA mengimport package java.lang.*,
sehingga Anda dapat menggunakan class seperti String dan Integer dalam
program meskipun belum mengimport package sama sekali.
Penulisan import package dapat dilakukan seperti dibawah ini :
import ;

Sebagai contoh, bila Anda ingin menggunakan class Color dalam package
awt, Anda harus menuliskan import package sebagai berikut :

import java.awt.Color;
import java.awt.*;

Baris pertama menyatakan untuk mengimport class Color secara spesifik
pada package, sedangkan baris kedua menyatakan mengimport seluruh class
yang terkandung dalam package java.awt.

Cara lain dalam mengimport package adalah dengan menuliskan referensi
package secara eksplisit. Hal ini dilakukan dengan menggunakan nama
package untuk mendeklarasikan object sebuah class :

ava.awt.Color color;

2. Import

Pada sebuah file .java, dibutuhkan referensi file-file mana saja yang menjadi
referensi dari class-class, method-method, ataupun segala sesuatu yang
digunakan dalam sebuah program java yang ditulis dalam sebuah file .java
tersebut. aturan penulisan pada umumnya ditulis di bawah penulisan
package, contohnya adalah sebagai berikut :
import java.io.RandomAccessFile;
import java.net.*;

3. Interface

Mendeklarasikan sebuah interface pada dasarnya mendeklarasikan sebuah
class tetapi sebagai penggantinya menggunakan kata kunci class, kata kunci
interface digunakan. Berikut syntaxnya.

::=
interface {
*
[ (*);]*
}

Anggotanya adalah public ketika interface dideklarasikan public.

Petunjuk Penulisan Program:

Secara mutlak atribut adalah static dan final dan harus diinisialisasi dengan
nilai konstanta. Seperti mendeklarasikan class teratas, acces modifier yang
valid hanyalah public dan package(yakni jika tidak ada acces modifier
mengawali kata kunci class).

Class mengimplementasikan sebuah interface yang telah ada dengan
menggunakan kata kunci implements.
Class ini dibuat untuk mengimplementasikan semua method
interface. Sebuah class boleh mengimplementasikan lebih dari satu interface.

Contoh berikut menunjukkan bagaimana mendeklarasikan dan
menggunakan sebuah interface.

interface MyInterface {
void iMethod();
}
class MyClass1 implements MyInterface {
public void iMethod() {
System.out.println("Interface method.");
}
void myMethod() {
System.out.println("Another method.");
}
}
class MyClass2 implements MyInterface {
public void iMethod() {
System.out.println("Another implementation.");
}
}
class InterfaceDemo {
public static void main(String args[]) {
MyClass1 mc1 = new MyClass1();
MyClass2 mc2 = new MyClass2();
mc1.iMethod();
mc1.myMethod();
mc2.iMethod();
}
}

Output Program:

C:\Documents and Settings\Administrator\My Documents>javac
InterfaceDemo.java

C:\Documents and Settings\Administrator\My Documents>java

InterfaceDemo
Interface method.
Another method.
Another implementation.

Program Java Deret Sederhana 2kb01

Nama: Okto Prasetiyo I.
Kelas: 2Kb01
NPM: 25110268

Program java bilangan ganjil...

coding:

public class deret{
public static void main (String [] args){
for (int a=1;a<=20;a++) //nilai ganjil dari 1 -> 20
{

if (a==1) //mulai dari angka 1
{
System.out.print(a);} //hasil

else if (a%2==1){
System.out.print(", "+a);}}}} // pembatas nilai ","


Program java deret fibonaci...

coding:

public class fibonaci {
public static void main(String[]args){
int a=1,b=1;
int n = 10; // input deret fibonacci
System.out.print(a+" ");
for (int i=1;i